Bentuk Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Anak Didik Melalui Pramuka di SDN 41 Tonrong Pejja

Berita10 Dilihat

Pembina Pramuka Siaga sangat berperan besar dalam membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan anak didiknya. Terlebih, kata Asma S.Pd.Gr, seluruh anggota Pramuka Siaga merupakan calon-calon pemimpin di masa yang akan datang, Jumat 10 Mei 2024

Disampaikan Asma selaku guru pembina pramuka UPTD SPF SDN 41 Tonrong Pejja Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng, saat tes wawancara, yakni senantiasa melakukan pengawalan dan pengarahan sesuai bakat dan minatnya selama mengikuti kegiatan kepanduan. Tentunya, dalam memberikan pengawalan kepada anak-anak Pramuka Siaga, dibutuhkan kesabaran, ketelatenan dan keuletan. Terlebih dari segi usia masih sangat belia, antara usia 7 sampai 10 tahun. Sehingga sangat memerlukan kesabaran ekstra.

Masih dalam momen yang sama, Herasupiaty, S.Ag selaku kepala sekolah berkesempatan menyapa anggota Pramuka Siaga. Berikut mengajaknya bercengkrama, berbagi cerita dan harapan. Membahas tentang cita-cita di masa datang yang perlu dipersiapkan sejak dini.ungkapnya.

Asma didampingi oleh Kepala sekolah menitipkan pesannya kepada para siswa yang hadir agar terus belajar dan belajar, karna ilmu itu sangat berguna untuk dimasa yang akan datang.

“Saya merasa bangga kepada adik-adik yang sudah mulai dari anak-anak sudah aktif mengikuti Pramuka. Kami mohon, khusus guru pembina pramuka agar bersama-sama mengawal anak didik kita sampai akan lulus SD, agar pas masuk di SMP tinggal memperdalam ilmu yang diperoleh dari sekolah dasar” kata Herasupiaty

Oleh karenanya, sebagai guru pembina pramuka, harus penuh kesabaran memotivasi, membimbing, membantu serta memfasilitasi kegiatan pembinaan peserta didik.pungkas Herasupiaty

Lanjut Asma, mengatakan bawha pembina Pramuka harus bisa membuat peserta didik menjadi manusia berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur,

Selanjutnya di depan pimpinan Pramuka , Herasupiaty ini menjelaskan apa dan bagaimana tanggungjawab Pembina Pramuka.“Pembina Pramuka bertanggung jawab atas pengembangan mental, moral, spiritual, fisik, intelektual, emosional, dan sosial peserta didik, sehingga memiliki kematangan dalam upaya peningkatan kemandirian serta aktivitasnya di masyarakat,” jabarnya.

Sedangkan perannya, selaku pembina Pramuka di SDN 41 Tonrong Pejja harus menjadi penganti orang tua murid yang dapat memberi penjelasan, nasihat, pengarahan dan bimbingan. Serta bagai guru yang mengajarkan berbagai keterampilan dan pengetahuan terhadap anak didik serta harus mampu juga menjadi kakak, mitra, konsultan, motivator hingga fasilitator kepada adik-adik binaannya,” pungkas Asma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *