SOPPENG – Libasnews.com. Kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam konsep Tudang Sipulung oleh Camat Ganra, Nurul Azmi, S.IP., M.M., di Gedung Pertemuan Desa Ganra, Kamis (16/7/2026), justru menjadi sorotan. Pasalnya, empat kepala desa di wilayah Kecamatan Ganra dilaporkan tidak menghadiri kegiatan tersebut.
Pertemuan yang digelar sebagai ajang mempererat silaturahmi pasca penugasan Nurul Azmi sebagai Camat Ganra itu dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimca, perangkat kecamatan, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Namun, absennya empat kepala desa memunculkan berbagai pertanyaan di tengah peserta yang hadir.
Padahal, undangan resmi telah disampaikan oleh pihak kecamatan kepada seluruh kepala desa sebagai bagian dari upaya membangun sinergi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Kegiatan yang dikemas dalam nuansa Tudang Sipulung, sebuah tradisi musyawarah masyarakat Bugis yang sarat makna kebersamaan dan kekeluargaan, seharusnya menjadi momentum mempererat hubungan antarpemangku kepentingan di Kecamatan Ganra.
Ketidakhadiran empat kepala desa dalam forum tersebut dinilai sangat disayangkan. Mengingat, pertemuan perdana Camat Ganra setelah menerima amanah jabatan merupakan kesempatan penting untuk membangun komunikasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, belum diperoleh penjelasan resmi mengenai alasan ketidakhadiran keempat kepala desa tersebut. Kondisi ini memunculkan tanda tanya dan menjadi perhatian sejumlah peserta yang berharap hubungan koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa tetap berjalan harmonis.
Sementara itu, dalam sambutannya Camat Ganra Nurul Azmi menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah sebagai camat dengan penuh tanggung jawab serta membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa.
Peristiwa ini menjadi catatan tersendiri karena semangat Tudang Sipulung sejatinya mengedepankan kebersamaan, persaudaraan, dan musyawarah sebagai fondasi dalam membangun Kecamatan Ganra yang lebih maju. Oleh karena itu, diharapkan ke depan seluruh unsur pemerintahan dapat semakin memperkuat sinergi demi kepentingan masyarakat luas.









