Pemkab Soppeng Gelar Pembekalan Tim Aksi Stop Stunting, Targetkan Penurunan Stunting di 21 Desa/Kelurahan Lokus

Uncategorized236 Dilihat

SOPPENG, –Libasnews.com.Pemerintah Kabupaten Soppeng menunjukkan komitmen serius dalam penanganan stunting dengan menggelar acara penerimaan dan pembekalan bagi Tim Aksi Stop Stunting Kabupaten Soppeng tahun 2025. Acara berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng,

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Soppeng, Drs. Muhammad Evinuddin, MPA, melaporkan bahwa tim yang terdiri dari tim pendamping gizi, tim dokter, kader kesehatan, dan anggota PKK ini akan bertugas selama 90 hari di 21 desa/kelurahan lokus untuk menurunkan angka stunting. Tim ini akan fokus pada 21 desa/kelurahan, termasuk Marioriaja, Goarie, dan lainnya, dengan target 630 anak yang mengalami masalah gizi dan 42 ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Selama 90 hari, tim akan melaksanakan intervensi seperti pemberian makanan tambahan, multivitamin, susu ibu hamil, formula PKMK, serta edukasi dan fasilitasi akses layanan kesehatan. Program ini merupakan tindak lanjut dari program serupa di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan menjadi prioritas pembangunan nasional, provinsi, dan daerah.

Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kab. Soppeng, memberikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menekankan pentingnya penanganan stunting secara komprehensif dan multidimensional, serta perlunya sinergi antara tim, pemerintah desa, kader kesehatan, dan tokoh agama.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran dan komitmen kolektif seluruh pihak,” ujar Wakil Bupati Soppeng. Pemerintah Kabupaten Soppeng berharap desa-desa lokus ini dapat menjadi model percontohan dalam upaya percepatan penurunan stunting, sehingga tidak ada lagi anak-anak Soppeng yang masa depannya terhambat akibat stunting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *